Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

20 Mar 2015

Getuk Lindri Kue dari Olahan Singkong yang Super Lezat dan Ngangeni

Getuk Lindri, Cenil, Klepon dan Ongol-Ongol by ruthdea.blogspot.com
Sudah lama banget saya tidak makan getuk lindri, disini dikotaku sangat jarang yang berjualan getuk lindri, kalaupun mau harus kepasar subuh. Sudah taukan getuk lindri merupakan makanan khas Indonesia dari Jawa yang terbuat dari Singkong (Ubi Kayu) yang dihaluskan dengan cara digiling bersama gula dan vanili. Bentuknya  seperti mie menyatu  rapi lalu ditaburi parutan kelapa. Sungguh enak dan mengenyangkan buat satu potong getuk lindri sesuai dengan pengorbanan tenaga dan waktu pembuatannya.

Ingat betul waktu SMK saya juga berjualan getuk lindri, getuk tersebut saya jajakan ke kelas-kelas bersama kue lainnya saat pagi sebelum jam belajar dimulai. Untuk itu ibu dan bapak sudah bangun saat dini hari sekitar jam 2 pagi untuk membuat getuk lindri. Dari mengukusnya sampai menggilingnya itu butuh waktu yang lama. Terlebih lagi menggilingnya 2 kali, padahal sebenarnya 1 kali giling saja getuk sudah jadi. Tetapi Ibu tidak mau, karena rasanya akan kurang enak begitu kata Ibu. Wah tapi gilingnya itu capek bingit dan biasanya saya hanya bantu giling kadang-kadang saja, soalnya hasil gilinganku putus-putus dan super lama kerjaanku. Bisa kesiangan kalau begini kata Ibu sambil tertawa kecil.

Akhirnya saya bisa makan getuk lindri lagi!
Awal ceritanya dapat bbm dari seorang teman yang satu kelas dengan saya, dia kepengen banget getuk lindri dan mau pesan getuk lindri saya. Saya menolak pemesanannya dengan halus karena tidak lagi membuat getuk lindri disebabkan mesin giling manualnya sudah rusak dan untuk bahannya berupa singkong juga sulit karena singkong untuk membuat getuk lindri tidak bisa sembarang singkong. (silakan baca jenis singkong yang bagus untuk membuat getuk)

Akhirnya teman saya kayaknya dapat tu getuk lindri, tapi ntah dimana belinya. hehe. Yah sayanya masih ngayalin saja tu getuk lindri. Tapi Alhamdulillah setelah beberapa lama saat dalam perjalanan mengantarkan buku katalog barang jualan saya ke salah satu rumah teman sekampus dulu, tidak sengaja saya lihat di etalase warung pinggir jalan ada jajanan warna-warni (hijau, putih, merah). Saat itu saya tidak tau jajanan apa itu yang dijual disana, maklum mata saya dua-duanya minus banget (dalam hati berharap disana ada getuk lindri).  Setelah dari rumah teman saya mampir ke warung tersebut, wah ternyata benar dietalase warung ada getuk lindri diantara jajanan lainnya seperti klepon dan cenil. Langsung deh saya beli beberapa potong, minta dibungkus terus pulang ke rumah. Kata Ibu getuknya enak, teksturnya saja kurang karena sepertinya ini digiling hanya satu kali.

Walau tempatnya jauh banget dari rumah dan rute jalannya  g' saya sukai, tapi mau tidak mau kalau lagi pengen banget getuk lindri saya cau kesana. Sekian cerita saya tentang getuk lindri. Oh ya buat yang mau buat getuk lindri jangan lupa baca juga tips memilih singkong yang baik

8 Mar 2015

Geblek atau Cireng (Aci Digoreng) buatan mamak

Minggu pagi ini kewarung niat beli kopi dan kue pia buat sarapan, e terbeli juga tepung sagu/tapioka buat digoreng. Pengen banget makannya dari sejak lihat iklan seliweren di beranda facebook maupun paman google tentang cireng salju (aci digoreng) Bandung. Kalau mamak saya bilang geblek*.

Buatnya mudah banget dan tentu murah, seperempat kilo saja bisa jadi banyak. Paling enak makannya saat masih baru diangkat dari penggorengan (hmm kriuk diluar empuk didalam). Apalagi kalau dibarengi sama cocolan sambel gula merah dkk. Sayangnya didapur lagi g' ada gula merahnya.


Geblek yang sedang di goreng.
Makanan penuh memori masa kecil
Geblek ini makanan yang ngangenin bagi saya, karena hanya lihatnya aja bisa ngerasa bahagia. Soalnya ngingeti masa-masa waktu kecil saat bermain tiba-tiba tercium aroma sedap dari dapur diiringi suara gemericik minyak panas (dan menurut saya itu suara yang indah). Dan saat kedapur terlihat disamping kompor ada gorengan yang sedang ditiriskan, dengan tanpa basa basi langsung nyamplok tu gorengan yang bernama geblek/cireng  walau masih panas. Hehehe megangnya kalau g ada garpu ya pakai tangan dengan teknik megangnya dibolak-balik dari satu tangan ke tangan lain dan sesekali gigit sedikit  sangking g sabar nunggu dingin. Lalu berlari menuju tempat bermain dan kalau sudah habis geblek ditangan balik lagi kedapur ambil yang baru. Begitu seterusnya sampai g nyadar sudah ngabisin banyak.

O yah kalau biasanya kata mamak geblek itu buatnya dibentuk seperti cincin kayak angka 8. Tapi kalau mamak g mau ribet, langsung aja digoreng acak toh habis juga. Anak-anaknya pada doyan makan sih. Kadang mamak sampai kesal dibuat kami, karena belum selesai semua dimasak makanannya sudah habis duluan. wkkk sampai g ada yang untuk disimpan buat nyemil untuk sore.

Ya sekian dulu cerita pagi menjelang siang ini. Btw itu geplek bisa jadi peluang buat yang mau  penghasilan tambahan. Dan kalau g mau repot buatnya kamu bisa googling diinternet tentang "cireng". Sudah banyak kok yang buka peluang usaha reseler cireng tapi harus tetap selektif ya milih agennya baik dari segi keamanan produk dan legalitas usahanya. Jangan sampai kamu rugi karena ketipu, apalagi sampai jual makanan yang berbahaya. G apa harga sedikit lebih mahal asal produk dan penjualnya lebih baik dari yang lain.

Untuk yang mau memulai usaha tetapi g mau repot, tipsnya untuk permulaan cobalah beli satu dulu sebagai sampel. Dari sini kamu bisa tau rasa, bentuk, kemasan, dan berapa lama daya tahan produk. Dan yang juga perlu diperhatikan  adalah estimasi barang sampai ke tangan kamu dan/ pelanggan kamu.


*Geblek bisa dua arti tergantung pengucapannya
Geblek = Makanan dari tepung tapioka/sagu yang digoreng
Geblek = Bodoh









18 Oct 2014

Kenikir sebagai Lalapan Favorit


Kenikir - walaupun tanaman satu ini  sudah dikenal dan banyak dimanfaatkan sebagai lalapan dan campuran untuk pecel oleh masyarakat Jawa tetapi ternyata masih banyak kalangan diluar masyarakat Jawa yang belum mengetahui tanaman ini. Mungkin pernah lihat tetapi tidak tau kalau tanaman ini adalah kenikir dan mengira ia adalah tanaman liar padahal termasuk tanaman sayuran yang biasa dimanfaatkan untuk lalapan dan sangat enak jika diurap. hmm yummi ...

Tanaman Kenikir dipekarangan  kak Siro


Apa itu Kenikir?

Kenikir atau cekla cekli atau puring (dalam bahasa jawa) merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia dengan nama latin cosmos caudatus dan termasuk tanaman perdu. Biasa tumbuh di dataran rendah hingga pegunungan diketinggian tertentu. Masyarakat Jawa sering menanamnya sebagai pagar tanaman atau tanaman hias disekitar rumah. Kenikir memiliki tangkai daun yang panjang dan daunnya sendiri berjari-jari terbagi menjadi 2-3 tangkai, sedikit beraroma sengir, dan berakar tunggang. Bunga kenikir ada yang berwarna kuning, merah keputih-putihan.


Bagaimana Cara Memperbanyak Kenikir?

Kenikir bisa tumbuh baik dengan keadaan tanah yang subur dan berpasir dengan sinar matahari yang cukup. Caranya dengan menyebarkan biji-biji kenikir yang berbentuk panjang kelahan yang sudah disediakan (bisa juga dipot).


Apa Manfaat Kenikir?
  • Sebagai pelengkap makanan.
Kenikir di olah sebagai lalapan atau salad. Ambil daun muda kenikir, cuci bersih, bisa langsung disantap dengan sambel bawang, sambel terasi. Apalagi disantap saat nasi masih panas. hmm.... Dan jika mau bisa direbus dulu, jangan lupa campurkan irisan bawang merah dan garam. Sedapnya... apalagi makannya sama sambel terasi yang dikasih potongan jeruk nipis... (aduh jadi ngiler ni yang nulis)
Selain untuk konsumsi sendiri, kenikir bisa dijadikan makanan yang bernilai ekonomis seperti warung pecel dan urap kenikir, cocok juga sebagai menu di restoran. (yang otaknya bisnis langsung jalan nih :D ).
  • Manfaat selanjutnya kenikir sebagai obat dan kesehatan silakan baca disini Kasiat Kenikir.
  • Kenikir sebagai pengusir serangga dan alang-alang. Caranya dengan menanam kenikir diantara tumbuhan yang kita pelihara.

Catatan: 
Terdapat tanaman yang menyerupai tanaman kenikir yang berbunga kuning. Tanaman ini tidak bisa untuk dikonsumsi. Kita bisa membedakannya dari harumnya. Jika kenikir berbau harum, tanaman yang serupa ini berbau tidak enak seperti bau kentut.